Merokok Menurut Hukum Islam

Negara indonesia adalah negara penghasil dan pengexspor tembakau terbanyak di dunia. Bahkan tembakau adalah sebuah penghasilan bagi rakyat indonesia.
Tembakau adalah bahan dasar rokok,dan rokok adalah sebuah hisapan bagi 40% rakyat indonesia. “NO TIME FOR SMOKING” ini adalah prinsip bagi perokok sejati, tetapi tetap saja rokoknya sendiri bertulisan “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG, HEPITENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”. Apakah warga Indonesia banyak yang buta aksara? Padahal di tahun 2009 ini 80% rakyat Indonesia sudah bisa membaca! Tetapi masih saja ada banyak warga Indonesia yang merokok secara berlebihan hingga meninggal dunia? Inilah pertanyaan yang masih ada di benak saya selama ini.

Di tahun 2009 ini semua orang selalu menghisap rokok. Tua , muda , perempuan, laki-laki, bahkan anak-anak sekarang sudah mulai bisa merokok. Tiada waktu tanpa merokok, dan alhasil dalam sehari 20% rakyat Indonesia meninggal dunia karena menghisp rokok. Jangankan hanya penghisap rokok , janin yang ada di dalam kandungan ibunya pun bisa meninggal karena hisapan rokok ibunya, bukankah Hak Asasi Manusia (HAM) sudah di miliki seseorang sejak dia masih dalam kandungan .
Sekarang mari kita kaitkan antara islam dengan rokok.

Allah berfirman: “Jangan bunuh diri. Allah adalah Maha
Penyayang kepadamu.” (QS. Al-Nisaa 4:29). Dalam pirman itu, Allah menyuruh kita hambanya agar tidak membunuh diri kita sendiri, karena Allah itu menyayangi semua makhluk yang ada di bumi. Allah bersifat ar-rahman (99 Asmaul Husna) yang artinya maha pengasih dan penyayang . Allah menyayangi dan mengasihi semua umatnya tanpa pandang apapun. Jelek, miskin, kaya, semua sama di mata allah.
Kembali ke topik, dalam pirman itu allah tak mau umatnya membunuh dirinya sendiri. Coba di pikirkan , setiap kali seseorang merokok maka itu akan meningkatkan resiko kematian. Karena dalam setiap hisapan rokok akan membuat lemahnya jantung. Kalau di hisap terus menerus maka akan menyebabkan serangan jantung yang fatal , ujung-ujungnya dapat menyebabkan kematian. Berarti merokok itu haram dong!. Tentu saja tidak. Merokok itu hukumnya makhruh, karena kalau tidak meroko tidak apa-apa. Tetapi kalau merokok berlebihan baru namanya DOSA. Contohnya seperti tidur!. Tidur adalah sebuah ibadah , tetapi kalau tidur secara berlebihan namanya bukan ibadah melainkan DOSA . Allah sangat membenci hal-hal yang berlebihan, termasuk juga merokok secara berlebihan. Karena itu kita sebagai umat muslim yang baik , mulai sekarang berhentilah untuk merokok. Bukan hanya umat muslim juga tetapi semua manusia. Ayo semua , hiduplah tanpa rokok .
No Smoke, No Polution , For God New .
Wasallamualaikum. Wr. Wb

2 responses

  1. sayah gak pengen mati muda gan, makannya kagak ngerokok🙂
    tapi kata orang perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif😕

    intinya mah, merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, gangguan jantung dan gangguan kehamilan😐

    Desember 26, 2009 pukul 12:32 pm

  2. Wkkkwkwk.. Sory gan … Di post nih ku salah tulis, seharusnya impotensi… Ku malah hipetensi… Mau ngebahas rokok jadi timbul Ngawur… Ku juga gak mau bisa ngerokok gan .. Soalnya ku punya penyakit asmah … Jadi gak bisa cium asap🙂 thanks ya gan sudah coment lagi… Ternyata asik gan post an ma agan😀

    Desember 26, 2009 pukul 1:41 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s